menarik minggu ini

sahabat saya

Search

  • rakan adik

    Thursday, February 10, 2011

    ISLAM 4 ALL

    berbahagia dan bersyukurlah kita karena Allah menciptakan kita sebagai muslim. ertinya, kita mendapatkan jaminan dari Allah Swt untuk mendapatkan keselamatan hidup baik di dunia maupun di akhirat. 
    Keselamatan hidup di dunia dan di akhirat akan Allah berikan muda jika kita memang benar-benar menjalankan syariat Allah Swt. Sesuai dengan nama Islam itu sendiri, 
    kesempurnaan iman kita adalah tunduk, berserah diri, menjalankan hukum-hukum Allah Swt. Dengan demikian, tidak ada satu pun yang mampu mengalahkan ketinggian Islam, Al Islam ya’lua walaa yu’laa alaihi.
    Kita sebagai umat Islam harus meyakini bahwa Islam adalah agama yang syamil. Agama yang di dalamnya terdapat kesempurnaan. Ketika kita memproklamasikan diri sebagai muslim, kita harus berupaya sepenuh jiwa dan raga untuk melaksanakannya dengan menyeluruh, tidak setengah-setengah (juz’iyah). 
    Seorang muslim tidak boleh mengambil sebagaian dan menolak sebagian. Pemahaman seperti itu adalah pemahaman yang keliru. Hal ini bisa kita baca dalam Q.S. 2 : 208 yang berbunyi:
    يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُواْ ادْخُلُواْ فِي السِّلْمِ كَآفَّةً وَلاَ تَتَّبِعُواْ خُطُوَاتِ الشَّيْطَانِ إِنَّهُ لَكُمْ عَدُوٌّ مُّبِينٌ

    ertinya,”Wahai orang-orang yang beriman! Masuklah ke dalam Islam secara keseluruhan dan janganlah kamu ikuti langkah-langkah setan. Sungguh, ia musuh yang nyata bagimu.”
    Kesempurnaan yang tercipta dalam Islam adalah kesempurnaan dalam:
    1. Waktu
    2. Minhaj
    3. Tempat
    1. Kesempurnaan dalam waktu
    Islam dibawa oleh para nabi kita, dari nabi Adam hingga nabi Muhammad Saw. Risalah yang dibawa adalah risalah yang sama, risalah yang satu iaitu Islam. Allah berfirman,
    وَمَا أَرْسَلْنَاكَ إِلَّا رَحْمَةً لِّلْعَالَمِينَ
    [21:107] "Dan tiadalah Kami mengutus kamu, melainkan untuk (menjadi) rahmat bagi semesta alam."
    Islam yang dibawa para nabi secara umum dirisalahkan kepada kaumnya. Misalnya Nabi Nuh membawa risalah Islam untuk kaum tsamud, nabi Luth untuk kaum Sodom, dan sebagainya. Sementara itu, Nabi Muhammad sebagai penutup para nabi menyempurnakan tersebarnya Islam dan dirisalahkan untuk seluruh umat manusia di muka bumi ini dari dulu hingga kiamat tiba.
    Allah berfirman,
    مَّا كَانَ مُحَمَّدٌ أَبَا أَحَدٍ مِّن رِّجَالِكُمْ وَلَكِن رَّسُولَ اللَّهِ وَخَاتَمَ النَّبِيِّينَ وَكَانَ اللَّهُ بِكُلِّ شَيْءٍ عَلِيماً
    [33:40] "Muhammad itu sekali-kali bukanlah bapak dari seorang laki-laki di antara kamu, tetapi dia adalah Rasulullah dan penutup nabi-nabi. Dan adalah Allah Maha Mengetahui segala sesuatu".

    2. Kesempurnaan minhaj
    Islam itu ibarat sebuah bangunan. Bagian yang satu melengkapi bangunan yang lain hingga menjadi sebuah bangunan yang kukuh.
    Asas dari Islam adalah akidah yang kuat. Hal ini erat hubungannya dengan rukun iman.  Oleh karena itu, seorang muslim yang kaffah adalah yang menempatkan akidah sebagai asasnya. Dengan kata lain, profil pertama kali yang harus dimiliki oleh seorang muslim adalah salimul aqidah, yakni akidah yang selamat. Sehebat apa pun ia beramal dalam kehidupan sehari-hari, tanpa akidah yang selamat, amal yang dilakukannya menjadi sia-sia.
    Bangunan Islam adalah ibadah. Yakni, rukun Islam. Kita menjadi muslim saat kita membuat bangunan ini. Kita shalat dengan shalat yang benar, yaitu mendirikan shalat bukan hanya menjalankan shalat. Kita saum dengan hanya mengharap rida Allah, kita berzakat, berhaji. Selain ibadah, bangunan islam yang kedua adalah akhlak. Artinya, beribadah kepada Allah tidaklah cukup. Seorang muslim pun harus mempunyai akhlak yang baik dan mulia, baik kepada Allah Swt, manusia, dan juga kepada alam yang telah Allah ciptakan untuk kehidupan kita di muka bumi ini.
    Penyokong atau penguat dalam kesempurnaan minhaj ini adalah jihad dan dakwah (amar makruf nahi munkar). Ayat-ayat Allah yang berkenaan dengan jihada dan dakwah adalah sebagai berikut:

    Q.S. 29 : 6
    وَمَن جَاهَدَ فَإِنَّمَا يُجَاهِدُ لِنَفْسِهِ إِنَّ اللَّهَ لَغَنِيٌّ عَنِ الْعَالَمِينَ
    [29:6] Dan barangsiapa yang berjihad, maka sesungguhnya jihadnya itu adalah untuk dirinya sendiri. Sesungguhnya Allah benar-benar Maha Kaya (tidak memerlukan sesuatu) dari semesta alam
    Q.S. 29 : 31
    وَالَّذِينَ جَاهَدُوا فِينَا لَنَهْدِيَنَّهُمْ سُبُلَنَا وَإِنَّ اللَّهَ لَمَعَ الْمُحْسِنِينَ
    [29:69] Dan orang-orang yang berjihad untuk (mencari keridhaan) Kami, benar-benar akan Kami tunjukkan kepada mereka jalan-jalan Kami. Dan sesungguhnya Allah benar-benar beserta orang-orang yang berbuat baik
    Q.S. 16 : 125

    ادْعُ إِلِى سَبِيلِ رَبِّكَ بِالْحِكْمَةِ وَالْمَوْعِظَةِ الْحَسَنَةِ وَجَادِلْهُم بِالَّتِي هِيَ أَحْسَنُ إِنَّ رَبَّكَ هُوَ أَعْلَمُ بِمَن ضَلَّ عَن سَبِيلِهِ وَهُوَ أَعْلَمُ بِالْمُهْتَدِينَ
    [16:125] Serulah (manusia) kepada jalan Tuhan-mu dengan hikmah dan pelajaran yang baik dan bantahlah mereka dengan cara yang baik. Sesungguhnya Tuhanmu Dialah yang lebih mengetahui tentang siapa yang tersesat dari jalan-Nya dan Dialah yang lebih mengetahui orang-orang yang mendapat petunjuk.

    3. Sempurna dalam tempat
    Islam hanya mempunyai satu pencipta, yaitu Allah Swt. Allahlah yang menciptakan alam beserta isinya. Segenap makhluk yang berada di muka bumi ini baik yang tampak maupun tidak tampak sudah seharusnya menyerahkan dirinya kepada Allah Swt. Kasih sayang Allah lah yang menyebabkan kita sebagai muslim. Dan sudah tentu, manakala kita benar-benar menjalankan Islam, kita akan mendapatkan keberuntungan yang nyata, yakni bahagia di dunia dan akhirat.
    Allah berfirman,
    وَإِلَـهُكُمْ إِلَهٌ وَاحِدٌ لاَّ إِلَهَ إِلاَّ هُوَ الرَّحْمَنُ الرَّحِيمُ
    [2:163] Dan Tuhanmu adalah Tuhan Yang Maha Esa; tidak ada Tuhan melainkan Dia Yang Maha Pemurah lagi Maha Penyayang.
    إِنَّ فِي خَلْقِ السَّمَاوَاتِ وَالأَرْضِ وَاخْتِلاَفِ اللَّيْلِ وَالنَّهَارِ وَالْفُلْكِ الَّتِي تَجْرِي فِي الْبَحْرِ بِمَا يَنفَعُ النَّاسَ وَمَا أَنزَلَ اللّهُ مِنَ السَّمَاءِ مِن مَّاء فَأَحْيَا بِهِ الأرْضَ بَعْدَ مَوْتِهَا وَبَثَّ فِيهَا مِن كُلِّ دَآبَّةٍ وَتَصْرِيفِ الرِّيَاحِ وَالسَّحَابِ الْمُسَخِّرِ بَيْنَ السَّمَاء وَالأَرْضِ لآيَاتٍ لِّقَوْمٍ يَعْقِلُونَ
    [2:164] Sesungguhnya dalam penciptaan langit dan bumi, silih bergantinya malam dan siang, bahtera yang berlayar di laut membawa apa yang berguna bagi manusia, dan apa yang Allah turunkan dari langit berupa air, lalu dengan air itu Dia hidupkan bumi sesudah mati (kering)-nya dan Dia sebarkan di bumi itu segala jenis hewan, dan pengisaran angin dan awan yang dikendalikan antara langit dan bumi; sungguh (terdapat) tanda-tanda (keesaan dan kebesaran Allah) bagi kaum yang memikirkan.
    Semoga Allah Swt menetapkan kita sebagai pribadi muslim yang benar-benar istiqomah menjalankan suruhanNya. Hanya umat yang taatlah yang akan mendapatkan keselamatan dunia dan akhirat.  Wallahualam bishawab.

    BEKAM


    duk saja2 nie x tahu nak tulis pasal apa. tetiba ternampak bekas bekam, teringin la pula nak tulis pasal bekam nie. Rawatan bekam di dalam Islam sudah terkenal sejak 1400 tahun yang dahulu. Rasulullah pun mengamalkan bekam ini. serba sedikitlah apa yang saya tahu saya akan kongsikan bersama anda semua. Khasiatnya begitu banyak sekali untuk merawat penyakit.Di antara penyakit-penyakit yang boleh dirawat seperti:

    1.Migrain/Sakit Kepala/Pening

    2.Darah Tinggi/Hypertension

    3.Gaout/Uric asid tinggi

    4.Alergi/Gatal-gatal badan

    5.Kencing Manis/Diabetes

    6.Sakit Badan/Sakit pinggang /Kebas-kebas badan

    7.Sakit Saraf

    Di dalam kitab At-TibbunNabawiy oleh Imam Ibnu Qayyum Al-Jauziyah ada menukilkan satu Hadist Nabi S.A.W yang Mafhumnya:

    خير ما تدا ؤيتم به الحجا مه

    "Sebaik-baik pengubatan yang kamu gunakan adalah dengan berbekam" (Riwayat Bukhari & Muslim)

    Secara saintifik dalam ilmu perubatan moden penyakit di dalam tubuh berpunca dari makanan yang telah melebihi kadar yang seimbang.Makanan ini pula akan dicernakan di dalam perut.Kapilari-kapilari dari perut pula akan menyerap zat-zat yang berguna dan menjadi nutrien dalam darah.Sisa-sisa dari proses pencernaan pula akan dibuang dari tubuh badan sebagai najis,air kencing dan perpeluhan dari seluruh tubuh badan.Darah yang mengandungi nutrien pula akan mengalir melalui semua organ-organ dalam tubuh badan seperti hati,paru-paru,jantung,kelenjar-kelenjar,otak,organ pencernaan,ginjal,organ pembiakan dan lain-lain lagi di dalam tubuh badan manusia.

    Darah juga akan mengambil bahan-bahan buangan dalam darah dan mengangkutnya ke paru-paru,ginjal dan kulit untuk dikeluarkan dari tubuh badan manusia.Kegagalan pengeluaran bahan buangan dari darah melalui sistem perpeluhan akan menyebabkan darah yang bertoksid terperangkap 3mm hingga 4mm di bawah permukaan kulit diseluruh tubuh badan manusia.

    Oleh yang demikian untuk mengeluarkan darah yang bertoksid itu Nabi S.A.W telah mengajarkan kepada ummatnya dengan berBEKAM.

    Terdapat 2 jenis bekam

    1.Bekam Kering/Angin - Pembekaman dibuat pada tubuh badan tanpa sayatan .Darah kotor tidak keluar dari permukaan kulit cuma angin dan air sahaja yang keluar dari badan.   

    2.Bekam Basah/Darah - Pembekaman dibuat dengan sayatan,darah kotor,air dan angin akan keluar dari permukaan kulit.Tubuh badan akan terasa lebih segar dan cergas.

    Berbekam Para Sahabat ketika berpuasa

    Al-Hafiz menerangkan dalam kitab Al-Fath:Jumhur para ulama megatakan bahawa puasa tidak batal dengan berbekam dengan syarat badan yang kuat untuk dibekam.Bila badan menjadi lemah lalu pitam dan muntah maka batallah puasa.

    Sandaran Hadith:Dalam Shahih Bukhari bab kitabus saum,disebutkan:Bakir berkata dari Ummu 'Alqomah R.Anha ,"Dahulu kami pernah berbekam di hadapan 'Aisyah R.Anha bersama anak-anak saudara 'Aisyah maka kami tidak dilarang oleh beliau sedangkan saat itu kami sedang berpuasa".Kejadian ini telah berlaku dirumah 'Aisyah sendiri selepas kewafatan Rasullullah S.A.W

    p/s : kat sini nak juga la promosi bekam dengan saya.
    siapa area melaka nak berbekam jumpa lah dengan saya. tinggal jer comen dekat sini.. x mahal harga berpatutan.

    Monday, February 7, 2011

    perJaLanAN

    tepat jam 9.30 pg
    aku meninggalkan bandar ini



    dengan menaiki bas ekspress MOON STAR



    aku beli sebenarnya tiket bas PERSADA


    x per la,
    aku bersangka baik
    maybe bas ini rosak..
    aku pun mcm biasa la
    dari pendang terus ker kota, guar, gurun dan terus ke sungai petani
    pemandangan padi cukup membuatkan aku rasa malasnya nak pulang ke Melaka




    apa bila sampai di kota ini




    Sg Petani..

    baqu lah aku tahu yang aku nie naik bas tambahan...
    disinilah bermulanya episod duka yang panjang aku nie...
    aku kena tunggu di sini dari pukul 11 hingga pukul 1 tgh hari
    untuk penumpang penuh




    
    tepat pukul 1 baqulah bas aku nie bergerak meninggalkan sungai petani
    dan negeri

    yang penuh kenangan bagi aku nie...
    alkisahlah bermula
    tahu kan minggu nie kita ada sambut
    makan dengan itu jalan pun berginilah suasananya






    aku pun terpaksalah bersabaq.
    dengan keadaan mcm ini.
    mcm2 altenatif yg drebar bas nie ambil la
    tapi tetap jam juga
    aku yang dalam hati nie nak meletup sangat dah
    alkisahnya kerana hal ini pun berlaku time mcm nie
    suasana dalam bas tu



    mcm mana lah dalam hati aku nie x membuak2 maki orang..
    dah la satu hal tu..
    hal lain dia x berhenti palk kat mana2 direct jer..
    nak berhenti mcm mana
    sampai jer RnR
    mcm nie lah suasananya

    sampai pukul 8 malm pun aku masih dinegeri perak...
    bosan tahap gaban aku duk dalam bas tu
    x tau nak buat apa
    semua mamber aku dalam fon aku mesej
    sampai ada yg x pernah aku mesej pun aku mesej
    diaorang tya siapa nie??
    hahahhaha
    drebar n bas tu x yah tahu la
    dah penat aku maki...
    sian diaorang
    tepat jam 10.30mlm bas nie sampai ke tempat nie

    aku yang sepatutnya meneruskan perjalanan ke Melaka
    tanpa berfikir panjang turun jer dekat hentian duta nie...
    malas dah aku nak tgok bas n dreba bas tu...
    dan aku terus ambil bas ke......


    p/s : nak tahu sambungannya kita sambung esook la yer. nak tidur dah nie k. assalamualaikum
    

    Saturday, February 5, 2011

    KEDAH toooo MELAKA


    kedah terus kenegeri


    tepat jam 9.30pg nie aku akan bertolak kenegeri Melaka
    syahdunya hati ini bila mengenangkan aku akan balik ke Melaka
    sayangnya nak tinggalkan kedah terutamanya tinggalkan Family saya,
    mak ayah adik2 sayang semua,
    entah bila pula aku nak bertemu family aku lagi
    lambat lah pula...
    malasnya nak balik....
    x balik x per x???



    Friday, February 4, 2011

    Adakah Esok Milikku

         "Arghhh....."getus hatiku lagi. Sudah berkali-kali aku mencuba untuk memetik piano kesayanganku tetapi lagu itu tetap sumbang. Mengapa?
         Di manakah silapnya?
         Fikiranku menerawang pada peristiwa yang berlaku di sekolah tengah hari tadi. "Ha....yang sedang termenung dan terlopong di tepi tingkap itu!" sergah Cikgu Badrul. "Jawab soalan saya cepat!"
         "Aku bangun dengan tergopoh-gapah lalu meminta Cikgu Badrul mengulangi soalannya sekali lagi. Kartini manyiku sambil berbisik, "Pssssttt,buat ayat dengan imbuhan 'meN'."
         "Errrr.....Cikgu Badrul menyergah saya dengan muka yang menyinga," jawabku selamba. Gelak ketawa meledak kuat daripada pelajar-pelajar di kelas Empat Alfa. Cikgu Badrul tersenyum sendiri. Kelas yang suram  tadi mula ceria bak bunga layu disirami air hujan.
         "Hai cik mek molek, termenung ingatkan aku ke tadi?" sindir Bahar. Aku tersentak mendengar sindiran tajam daripada budak nakal itu. Sahabatnya Bidin pula tersengih-sengih dengan gigi kapaknya yang macam gigi arnab itu. Ingin saja aku menggantung budak gemuk itu di kipas biar terayun-ayun bagai nangka masak.
         Wakyu rehat, aku terus ke kerusi di bawah pohon jati di hujung padang. Dedaun yang menghijau amat menyegarkan pandanganku lagi. Kartini,sahabat baikku mencuba untuk bertanya tentang masalahku. Tetapi, mulutku berasa berat untuk membicarakannya. Aku bingung. Lantas, aku meninggalkan dia dengan seribupersoalan yang belum terjawab. aku berasa serba salah berbuat demikian. Tetapi, apakan daya. Sekiranya aku menceritakannya, sudah pasti dia juga tidak dapat menolong.
         Lamunanku terhenti apabila terdengar suara ibuku nyaring memanggil. Kakiku melangkah berat menuju ke dapur.
         "Bagaimana dengan persiapan untuk pertandingan itu, Mar?" soal ibu.
         "Belum tahu," ujarku ringkas.
         Aku berlalu dari situ menuju ke ruang tamu kerana malas untuk mendengar persoalan ibuku yang kuanggap semakin membebankan.
         "Mengapakah anakku ini?" Puan Khatijah berasa risau melihat keadaan anak tunggalnya yang murung sejak semalam. Sejak lahir dia dibelai dengan kasih sayang dan diulit dengan kemewahan. Segala kemahuannya sentiasa dipenuhi. Walaupun Mar dimanjakan, tetapi dia tidak pernah bersikap materialistik
         Ke manakah sikap periangnya menghilang? Puan khatijah termenung seketika memikirkan anaknya.
          Selepas menyiapkan kerja sekolah yang diberikan oleh Cikgu Badrul, aku duduk termangu di balkoni sambil memerhati keindahan malam ciptaan Allah.Bulan mengambang dan bintang-bintang bertaburan memenuhi cakerawala yang berkedipan memancangkan cahayanya. Ketika itu, kedengaran lagu "Tika dan Saat Ini" dendangan kumpulan Medicine berkumandang di corong radio saluran "Era Rentak Muzik Terkini". Alunan muzik yang syahdu itu serba sedikit menghilangkan kebosanan dan kerisauanku.
          Sedang memerhati keadan bilikku yang tenang, tidak semena-mena tercetuslah ilham di dalam midaku terhadap rentak dan irama untuk lagu yang bakal aku pertandingkan dalam Pertadingan wirama Seni Remaja EON yang bakal tiba pada minggu hadapan.
         Sudah berhari-hari aku memikirkannya , baru kini timbulnya rentak dan irama yang sesuai. Lantas, aku pun mencapai pensel dan buku lalu mengarang not-not yang bakal menentukan segalanya.
         Detik demi detik yang berlalu tidak aku sedari. Ketika orang lain enak berselimut dan memeluk bantal,aku masih lagi bersengkang mata. Semasa jam hampir menunjukkan angka dua pagi, barulah aku dapat menyiapkan keseluruhan lagu yang kukarang. Lagu itu kuberi judul "Setiap Kali Kupejamkan Mata" sempena kegelisahanku yang melanda sebelum ini. Selesai mengemas meja tulisku, aku terus menghempaskan badanku di atas katil. Pandanganku semakin kabur, mataku terpejam, dan akhirnya diriku lena diulit mimpi indah.
         "kringggg....." jam loceng dikepala katilku menjerit lalu membangunkan aku. Keadaan pagi yang sejuk serta tilam empuk membuatkan aku berasa ingin menarik selimutku kembali. Tetapi, apabila teringatkan hasil karanganku malam tadi, aku bingkas bangun dengan penuh semangat menuju ke bilik air. Selesai bersiap, aku turun ke bawah lalu menjamah nasi goreng yang siap dihidangkan oleh Mak Temah. Aku pun terus menuju ke piano kesayanganku dan mencuba untuk memainkan lagu yang siap kukarang malam tadi.
          "Haaaaa.....macam inilah!" aku melonjak kegembiraan dan tersenyum tanda puas.
          Puan Khatijah dan Encik Hisyam yang sedang asyik menonton televisyen terkejut melihat perubahan anak mereka yang semalamnya murung tidak tentu fasal, tiba-tiba melonjak kesukaan. Ingin juga mereka bertanyakan hal itu, tetapi setelah menyaksikan gelagat Mar, mereka dapat mengagak apa-apa yang difikirkan oleh anak gadis itu.
         Aku berlatih untuk memantapkan jari-jemariku memetik piano agar tiada cacat dan celanya. Aku menghayati lagu itu dengan sepenuh hati. Aku mesti menang! Semangatku berkobar-kobar untuk menghadapi pesaing-pesaing hebat agar tidak pulang dengan tangan kosong.

         Hari demi hari berlalu. Hari yang kudebarkan selama ini tiba jua akhirnya. Aku berasa gementar sekali. Peluh dingin mula memercik membasahi dahiku. Melihat riak wajah peserta-peserta lain, aku dapat mengagak mereka sudah cukup bersedia dan yakin untuk mempersembahkan persembahan mereka kerana ada diantara mereka yang pernah menjadi juara pada tahun lalu. Mujurlah Kartini ada disampingku memberikan kata-kata semangat.
         "Aku yakin kau boleh Mar," kata-kata Kartini membuatkan aku lebih menghargai nilai persahabatan yang telah kami bina sejak tiga tahun yang lalu.
         Dedaranku semakin memuncak apabila kedengaran namaku dipanggil oleh pengacara menerusi corong pembesar suara yang dipasangkan di sekeliling auditorium RTM.
         Dengan berbekalkan doa dan perangsang kedua-dua orang tuaku, perasaan darah gemuruhku hilang apabila memijak anak tangga yang pertama naik ke pentas. Aku membetulkan dudukku di kerusi piano untuk menyesuaikannya dengan diriku. Not demi not, baris demi baris aku mainkan, akhirnya selesailah persembahanku.


         Tepukan gemuruh penonton di auditorium membuatkan aku berasa yakin untuk menang, sekurang-kurangnya mendapat tempat saguhati. Aku amat bersyukur kerana dapat mempersembahkannya dengan baik sekali.
         Hampir tiga jam, tamatlah semua peserta mempersembahkan persembahan masing-masing. semua peserta hebat-hebat belaka, terutamanya dari Wilayah Persekutuan, Pahang dan Kedah. Sebagai anak jati Johor aku akan berasa bersalah sekiranya tidak dapat merebut tempat. Pihak juri mengira-ngira markah.  Ibuku sentiasa berada di sisiku memberikan keyakinan. Tetapi, sebagai insan yang lemah, aku akui kelemahanku. Aku hanya mampu berdoa. Malah aku reda keputusan yang bakal diumumkan sebentar lagi.
         Majlis itu tiba di kemuncaknya setelah penyampaian sijil penyertaan kepada semua peserta. Aku ternanti-nanti akan keputusan pertandingan yang sudah diterima di tangan pengacara yang bertugas.
         Pemenang tempat ketiga sudah pun diumumkan. Tempat kedua dan pertama belum ada pemenangnya. Keadaan di auditorium bertambah riuh bagai tebuan mengelilingi madu kerana tidak sabar untuk mendengar pengumuman pemenangnya.
         "Tempat kedua dimenangi oleh peserta dari negeri kedah,Siti Nabila Ahmad!" juruacara itu mengumumkannya. Peserta itu melangkah bangga naik ke pentas. Hatiku pula bagaikan berkecai setelah pengumuman tersebut karana aku yakin bahawa aku tiada harapan untuk menang. Aku berasa ingin menangis, tetapi kutahan sahaja kerana malu untuk berhadapan dengan kedua-dua orang tuaku serta Kartini.
         "Kini,tibalah masanya diumumkan johan pertandingan Wirama Seni Remaja EON 1999 dalm kategori bawah 18 tahun dimenangi oleh......"
         Paluan kompang dan gong sebanyak tiga kali itu membuatkan aku ingin menekapkan telingaku kerana terlalu hampa. "Johan disandang oleh.....Marlina Hisyam dari negeri Johor!" Serentak kedengaran tepukan gemuruh daripada orang ramai menghangatkan suasana. ibu lantas mengucup dahiku sambil menitiskan air mata tanda syukur. Ayah pula tersenyum bangga. Kartini merapatiku dan terus mendakap erat tubuhku sambil membisikkan kalimah tahniah.
         Bagaikan mimpi yang terkejut dari lena, aku seperti tidak percaya dengan apa-apa yang aku dengari. Aku menuju ke pentas dengan perasaan yang bercampur baur. Tetapi aku tetap berasa bangga untuk menerima hadiah yang disampaikan oleh komposer idolaku, Adnan Abu Hassan. Hadiah yang kuterima berupa sebuah piala, wang tunai, serta tawaran untuk melanjutkan pelajaran ke luar negara dalam bidang muzik yang di tanggung oleh syarikat EON. Itulah yang aku impikan selama ini. Segala susah payah yang aku harungi telahpun membuahkan hasil. Ramai pula wartawan datang menemu ramah aku.
         Pada keesokan harinya, terpampang tajuk "Marlina Hisyam Remaja Berbakat" di dada akhbar. Aku tersenyum puas. Ibu bapaku tumpang gembira atas kejayaanku. Tetapi, walaupun minatku lebih cenderung terhadap muzik, pelajaran tidak pernah aku abaikan.
         Selesai menjamah sarapan, ayah menghantarku ke sekolah. Tiba di pekarangan sekolah, beberapa pasang mata tertumpu padaku. Rakan-rakanku pula menyerbu kearahku mengucapkan tahniah. Aku sekadar tersenyum tanda terima kasih.
         "Tahniah, Mar!" kedengaran suara yang tidak asing bagiku. Cikgu Badrul!!! Aku menoleh pantas.
         "Terima kasih, cikgu," aku menjawab ringkas.
         Aku memohon masuk ke kelas, termaktublah kata-kata di dalam sanubariku. Hari ini adalah milikku. Tetapi persoalannya, adakah esok masih lagi milikku sentiasa berlegar-legar di kotak fikiranku. Biarlah masa saja yang menentukannya.   
    Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...
    Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...